
sumber gambar : disini
Ideologi adalah gagasan hasil pemikiran disusun secara sistematis dianut banyak orang maka dijadikan ideologi.dalam kehidupan berbagsa di dunia asalnya ada dua yaitu liberal dan sosialis.
Awal mula ceritanya dari sejarah
dunia. Zaman yunani kuno dahulu ada orang yang bernama thales,thales adalah
orang yang bisa mempredisi gerhana. Namun pada saat itu ada peperangan bangsa
satu dengan bangsa yang lain maka disitu Thales bilang kalau dewa sedang marah,
alhasil perang berhenti karena mereka percaya dewa sedang marah padahal bukan
dewa sedang marah tapi sedang ada gerhana. Karena mereka percaya itu maka
perang pun berhenti. Pada zaman ini juga ada filsuf seperti plato yang
mendirikan sekolah akademik dan muncullah politik pada zaman ini. Zaman
selanjutnya adalah zaman pertengahan muncul doktrin doktrin agama yang
mengekang . Selanjutnya zaman pencerahan dimana masyarakat sudah jenuh dengan
doktrin doktrin agama(para pemuka agama),pada zaman ini munculah para pemikir
pemikir dan berkembangnya ilmu pengetahuan,ada penemu alat produksi di eropa,revolusi
prancis adalah puncaknya. Kaum borjuis yang puya banyak lahan dan uang yang mau
keluar dari kekangan di dukung oleh para pemikir(penemu penemu). Disini
liberalisme mulai lahir dengan proses berlangsung seperti ini.
Kaum borjuis dan pemikir melawan
pemuka agama atau kerajaaan. penemu menukan alat produksi borjuis yang memberi
modal dan sisanya kaum buruh yang banyak tetapi hanya diberi upah makan dan
untuk hidup besok tidak bisa untuk menabung di kemudian hari untuk masa depan
anak anaknya kelak maka kalau begitu caranya anak anak mereka pun akirnya hanya
bisa menjadi seperti buruh lagi dan siklus itu akan terus seperti itu.
Kemuadian muncullah karl max dengan menerbitkan buku yang isinya pada zaman itu
banyak terjadi ketimpangan yang kaya makin kaya dan yang miskin tidak berubah
nasibnya ketimpangan ini menurutnya tidak adil karena untuk melanggengkan
industri industri, buruh dibuat tidak bisa berkembang. Katanya di duania ada
dua golongan ada polentar(golongan bawah) ada borjuis(golongan atas/tuan
tanah/orang kaya). Katanya golongan bawah punya kesempatan untuk bersatu
lakukan perlawanan untuk melawan borjuis. Katanya tidak ada yang berbeda kita
semua sama ,yang kemuadian aturan itu di atur oleh pemerintah.seperti itu
kurang lebih isi bukunya dan buku itu di bawa ke jerman karena ada orang yang
menemukannya yang setuju dengan hasil pemikirannya. Setelah di bawa ke jerman
lalu dibawa ke rusia. Karena kaum borju tidak setuju dengan hal itu maka pasti
ada kekerasan yang dilakukan. Munculah disini faham komunisme.
Mansyarakat eropa sudah menggunakan
rasio dan kebebasan induvidu untuk menyampaikaikan pendapat yaitu demokrasi.
Karena esensi liberalisme adalah individu,dalam beragama mereka bebas memilih
agama karena agama ya gama negara ya negara dua hal yang tidak bisa di
satukan,kebebasan berpendapat adalah pembicara tidak boleh dihukum. Secara
ekonomi adalah negara tidak boleh berusaha yang berusaha adalah individu tidak
ada BUMN di negara liberal.
Sehingga
sekarang yang menang adalah kaum liberalis karena hampir negara negara di dunia
menggunakan liberalisme bukan sosialisme/komunisme. Runtuhnya uni soviet
disebut dengan end of history. Faham liberalisme menang. Namun di Indonesia sendiri menerapkan Pancasila pada kehidupan berbangsa dan bernegara. misalnya dalam bidang sosial,jika tidak ada UU yang melarangnya maka boleh dilakukan. Dalam bidang politik bebas bersuara dan berpendapat baik lisan maupun tulisan dalam bidang agama menjaga kerukunan sesama warga negara Indonesia dan antarumat beragama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar